Liputan : Festival Liburan Condro, Ruang Kreasi Anak Untuk Mengisi Liburan Akhir Tahun




Festival Liburan Condro


nurdienisme.com- Liburan sekolah adalah momen paling menyenangkan bagi anak-anak, khususnya bagi mereka para pelajar. Berbagai kegiatan seru dan menyenangkan disiapkan untuk mengisi hari libur yang cukup panjang. Sebagian akan mengisinya dengan berlibur ke tempat wisata, ke rumah keluarga atau tempat hiburan lainnya.

Berbeda dengan sekelompok anak-anak di lingkungan Condro yang mengisi waktu liburan dengan kegiatan yang menarik dan edukatif. Condro adalah sebuah lingkungan di tengah-tengah kota Jember. Hanya 5-7 menit waktu yang dibutuhkan untuk menemukan lingkungan Condro dari Pusat Kota Jember.

Di tengah hiruk pikuk modernisasi dan globalisasi yang hampir menggeser semua budaya masyarakat, sebagian kalangan menyebutnya juga sebagai era digital. Dimana segala kegiatan dan kebutuhan dapat dipermudah dengan teknologi. Tapi bak mata pisau, jika digunakan dengan benar akan sangat membantu, sebaliknya jika digunakan dengan salah malah akan merugikan. Seperti itulah teknologi di era digital.

Teknologi yang konon merubah cara individu maupun kelompok berinteraksi. Jarak yang jauh bisa terasa dekat, pun jarak yang begitu dekat terasa sangat jauh dengan berubahnya kebiasaan masyarakat. Perubahan ini tidak hanya terjadi di kalangan masyarakat dewasa, tapi juga di kalangan remaja dan anak-anak. Munculnya benda bernama gadget disebut-sebut sebagai biang dari banyak masalah yang muncul akhir-akhir ini dikalangan remaja dan anak-anak. Ketidakmampuan menyeimbangkan peran teknologi  dalam kehidupan sehari-hari membuat tergerusnya nilai-nilai positif yang selama ini melekat pada diri anak-anak.

Namun, pergeseran budaya masyarakat di era digital ini direspon dengan cara yang berbeda oleh perkumpulan anak-anak di lingkunagan Condro. Dari kebanyakan anak-anak zaman sekarang yang tergerus dampak negatif dari hadirnya berbagai teknologi, anak-anak Condro masih bisa mempertahankan berbagai tradisi baik yang ditinggalkan oleh generasi-generasi sebelum mereka melalui kegiatan-kegiatan menarik dan edukatif yang mereka ciptakan. Mereka menyebut kegiatannya sebagai "Festival Liburan Condro". Kegiatan ini dilaksanakan untuk kali ke dua , dimana sebelumnya pernah dilaksanakan pada tahun 2017. Kegiatan ini mengambil momen liburan sekolah pasca ujian semester. Tujuannya adalah agar liburan anak-anak bisa diisi oleh kegiatan-kegiatan yang positif dan bisa dilaksanakan dengan durasi waktu yang lebih lama.

Festival iburan Condro, Condro
anak-anak mulai berkumpul di lapangan

Festival Liburan Condro diinisiasi oleh anak-anak lingkungan Condro yang notabennya adalah usia SD. Sebagian lainnya duduk di bangku SMP dan SMA, juga dibantu oleh Alfan pemuda yang selama ini menemani dan membina anak-anak di Lingkungan Condro melalui Sanggar ASAH (Aspirasi Seni Anak Hebat). Sanggar ASAH didirikan Alfan untuk mewadahi kegiatan anak-anak di bidang seni  dan berbagai kreatifitas lain yang dimiliki oleh anak-anak. Alfan bersama anak-anak di lingkungan Condro menginisiasi berbagai kegiatan menarik untuk menjaga tradisi kebersamaan dan kekompokan mereka.

Kegiatan pertama di mulai pada hari Kamis 20/12/2018, panitia yang terdiri dari anak-anak ini langsung memberi komando pada anak-anak lain yang hadir sebagai peserta untuk berkumpul dan berbaris di Lapangan Badminton RT 03 untuk melaksanakan senam pagi sebagai awal kegiatan. Lapangan ini begitu legendaris bagi anak-anak Condro, walaupun tidak begitu luas alias sempit karena ukurannya kurang dari 100 m^2, sekelilingnya adalah rumah-rumah warga yang berdesakan dan untuk menuju lapangan ini harus melewati gang kecil yang hanya bisa dilewati sepeda motor, itupun dengan cara dituntun.

Tidak jauh dari lapangan ada Madrasah Ibtida’iyah, pada jam istirahat lapangan ini kadang penuh oleh anak-anak Madrasah yang bermain. Di sebelahnya lagi ada Mushola, pada jam-jam sholat segala aktivitas bermain anak-anak harus dihentikan sejenak jika tidak ingin dimarahi oleh bapak-bapak yang sholat berjamaah di Mushola. Keberadaan lapangan ini begitu penting dan strategis bagi “kehidupan dunia bermain” anak-anak di Condro karena menjadi pusat kegiatan dan meeting point bagi anak-anak. Banyak sekali kegiatan yang terwadahi oleh keberadaan lapangan ini.


Condro, Festival Liburan
Kegembiraan yang tidak didapatkan dalam Game Online
"Sengak tibo Mat" wkwk


Uniknya, kegiatan Festival ini tidak diselenggarakan di lapangan luas ataupun di jalan raya. Tapi kegiatan ini diselenggarakan di tengah-tengah pemukiman warga. Anak-anak selaku panitia membagi tugas, ada yang berperan untuk melobi warga sekitar agar teras rumahnya boleh digunakan untuk kegiatan kerajinan, sebagian lagi melobi Pak RT agar halaman-halaman warga boleh digunakan untuk senam pagi. Sebagian lain anak-anak bertugas mempersiapkan logistik acara.


Condro, Festival Liburan
Belajar membuat Doodle, bertempat di teras rumah warga


Selanjutnya, anak-anak dipandu untuk melaksanakan outbond dan permainan tradisional. Kegiatan inilah yang menjadi poin penting dalam pelaksanaan Festival Liburan Condro, ramai dan antusiasme anak-anak memainkan permainan-permainan tradisional menjadi kesan mendalam bagi Alfan dan anak-anak lainnya. Karena selama ini anak-anak di lingkungan kota sudah tidak terlihat lagi bermain bersama, mereka kadang bersama tapi dalam dunianya masing-masing yaitu dunia per-gadget-an atau juga dunia per-game online-an. Sudah tidak ada lagi anak-anak kota yang mengetahui nama-nama permainan tradisional, karena sudah berganti dengan nama-nama game di gadget yang mereka sendiri tidak tau artinya.

Condro, Festival liburan
Permainan Tradisional Egrang

Kegiatan Festival Liburan Condro tahun ini tidak jauh berbeda dengan Festival Liburan sebelumnya, yaitu ingin tetap mengenalkan kembali berbagai permainan tradisional yang sudah lama tidak pernah terlihat dimainkan oleh anak-anak apalagi di lingkungan perkotaan. Tapi yang berbeda pada tahun ini adalah pada beberapa kegiatan yang diisi oleh komunitas-komunitas di Jember seperti hadirnya Komunitas Reptil Jember yang memperkenalkan berbagai jenis reptil kepada anak-anak. Sebelumnya anak-anak sempat takut melihat ular yang dibawa oleh komunitas ini, namun lama kelamaan mereka merasa penasaran dan akhinya berani menyentuh sampai mengalungkan ular tersebut ke leher mereka. Hadir juga Jastro (Jember Astronomi Club) Komunitas yang terdiri dari sekumpulan mahasiswa yang memiliki hobi di bidang Astronomi. Kedatangan mereka disambut antusias oleh anak-anak yang melihat benda aneh yang mereka bawa, yang tak lain adalah Teropong Bintang yang biasa mereka gunakan untuk melihat Bulan pada malam hari. Pagi itu mereka datang untuk mengajak anak-anak melihat Matahari melalui Teropong Bintang.

Condro, Festival Liburan
Komunitas Pecinta Reptil Jember memperkenalkan jenis-jenis Reptil kepada anak-anak

Selain itu, hadir juga beberapa komunitas lain yang memeriahkan acara dengan mengajarkan kepada anak-anak berbagai jenis kerajinan dan kreativitas. Seperti Komunitas Doodle Art Jember yang mengajarkan seni membuat gambar doodle, Corner Sablon sebuah start up yang dirintis seorang pemuda sejak ia SMA hingga kini lanjut kuliah dengan biaya dari hasil usaha sablonnya. Memberikan inspirasi kepada anak-anak yang hadir sambil mengajarkan tehnik dasar menyablon. Kemeriahan Festival Liburan Condro ini juga terasa dengan hadirnya komunitas lain yang ada di Jember diantaranya : RABAKUBatik Gangsar , UKM Dinding, BADALA NUSANTARA, Anak Hebat Menturo, Genbi Jember, dan Komunitas Sugar Glider.

Condro, Festival Liburan
"Bhender ariyah cak ?"
"Esiip Cong..Nyaman "

Festival ini berlangsung selama 4 hari, mulai dari hari Kamis sampai dengan hari Minggu. Berbagai susunan acara yang disusun oleh anak-anak sebagai panitia sudah berjalan dengan lancar, walaupun di beberapa sesi acara harus tertunda ataupun terhenti karena hujan yang mulai turun. Tapi tidak membuat nyali dan semangat mereka ciut, setiap akhir kegiatan mereka melakukan rapat evaluasi. Merefleksi kegiatan hari ini dan menyusun rencana serta strategi A,B,C jika esok hari kegiatan mereka terhenti lagi karena hujan.


Condro, Fsetival Liburan
Bermain Gasing di Alun-Alun Kota Jember

Hari terakhir, yaitu pada hari minggu bertepatan juga dengan kegiatan Car Free Day (CFD) di alun-alun Kota Jember. Anak-anak mengagendakan untuk perform di alun-alun pada saat CFD. Sebagai ajang untuk melatih mental, karena pertunjukan mereka menyita perhatian para pengunjung CFD di alun-alun. Juga kehadiran mereka untuk menyampaikan pesan kepada khalayak bahwa anak-anak seharusnya bermian dan berinteraksi bersama sebagaimana anak-anak zaman dulu. Pertunjukan yang mereka tampilkan adalah pertunjukan Pantomime, sebuah seni teater gerak tanpa suara. Selain itu, beberapa kelompok anak-anak juga membawa mainan tradisional gasing dan dimainkan di jalanan di area CFD secara bersama-sama. Sontak membuat orang-orang terheran, karena tak banyak anak-anak zaman sekarang yang masih peduli dengan beragam permainan tradisional yang sudah lama tidak terlihat.

Festival Liburan, Condro
Perform Pantomime di Care Free Day

Betapa bahagianya masa anak-anak, jangan sampai waktu mereka yang begitu berharga dihabiskan dengan sesuatu yang sia-sia. Ingatkah waktu kecil kita dulu, ketika bermain tidak bisa seorang diri ? Kita butuh teman, butuh kebersamaan, butuh kekompakan. Jangan sampai semuanya hilang karena tergerus zaman..



Sampai jumpa di Festival Liburan tahun depan......




0 Komentar